Saturday, April 25, 2026
HomeKesehatanKembali Gelar Donor Darah, Fahira Idris: Menjaga Stok Darah Jakarta adalah Ikhtiar...

Kembali Gelar Donor Darah, Fahira Idris: Menjaga Stok Darah Jakarta adalah Ikhtiar Kemanusiaan Bersama

Jakarta, 25 April 2026 — Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta yang juga Ketua Umum Bang Japar Fahira Idris kembali menggelar kegiatan Bakti Sosial dan Donor Darah Untuk Negeri di GOR Balai Rakyat Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar berkelanjutan untuk memperkuat ketersediaan stok darah di Jakarta sekaligus mengajak warga menjadikan donor darah sebagai budaya kepedulian.

“Jakarta sebagai kota dengan populasi besar dan rumah sakit rujukan nasional membutuhkan pasokan darah yang selalu terjaga. Menjaga stok darah Jakarta bukan semata tugas PMI atau fasilitas kesehatan, tetapi ikhtiar kemanusiaan bersama,” ujar Fahira Idris di sela-sela Bakti Sosial dan Donor Darah Untuk Negeri, di GOR Balai Rakyat Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/4). Hadir juga dalam kegiatan ini Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Bapak H. Beky Mardani.

Menurut Senator Jakarta ini, kebutuhan darah tidak pernah berhenti karena setiap hari ada pasien thalassemia, kanker, gagal ginjal, ibu melahirkan dengan komplikasi, hingga korban kecelakaan yang menggantungkan keselamatannya pada transfusi darah.

“Satu kantong darah bahkan bisa membantu menyelamatkan hingga tiga nyawa. Artinya, setiap warga yang berdonor sejatinya sedang menghadirkan harapan hidup bagi sesama. Karena itu saya selalu menyebut para pendonor sebagai Pahlawan Darah Indonesia,” ujarnya.

Fahira Idris mengungkapkan, kegiatan donor darah yang terus digelar bersama PMI dan berbagai pemangku kepentingan merupakan bagian dari gerakan sosial yang lebih besar, yakni mendorong donor darah menjadi kebiasaan dan budaya warga.

Melalui program yang menjangkau 44 kecamatan dan 267 kelurahan di Jakarta, lanjut Fahira, gerakan donor darah ingin diperluas agar semakin banyak warga berpartisipasi secara rutin.

“Donor darah tidak boleh dilihat sebagai kegiatan musiman atau seremonial. Ini adalah gerakan solidaritas. Semakin banyak warga yang rutin berdonor, semakin kuat pula ketahanan kesehatan kota kita,” kata Fahira Idris.

Selain penting bagi penerima manfaat, donor darah juga memberi manfaat bagi pendonornya, mulai dari membantu menjaga kesehatan jantung, menurunkan kelebihan zat besi, melancarkan sirkulasi darah, hingga menjadi sarana deteksi dini kondisi kesehatan melalui pemeriksaan sebelum donor.

Dalam perspektif yang lebih luas, Fahira Idris menilai donor darah juga bagian penting dari kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat dan bencana. Di tengah ancaman bencana, lonjakan kebutuhan darah bisa terjadi sewaktu-waktu, sehingga ketersediaan stok darah yang aman menjadi bagian dari daya tahan kota.

“Ketahanan sebuah kota bukan hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari solidaritas warganya. Dan donor darah adalah salah satu wujud paling nyata solidaritas itu,” pungkas Fahira Idris.

Sebagai informasi, kegiatan donor darah yang diinisiasi Fahira Idris dan Bang Japar secara berkala digelar sebagai bagian dari gerakan sosial kemanusiaan yang sejak beberapa tahun terakhir terus diperluas cakupannya di berbagai wilayah Jakarta hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Selain donor darah, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi, kolaborasi sosial, dan penguatan kepedulian antarwarga.#

BERITA LAIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments