Pulau Doom, Sorong Kepulauan, Papua Barat Daya bersiap mencetak sejarah melalui program intensif bertajuk “Pulau Doom Tra Kosong!”. Dalam 5 hari, program ini menargetkan 500 warga menguasai 300 kalimat Bahasa Inggris dan sekaligus dilatih menjadi pengajar.
Mengusung semangat “Dari Doom untuk Indonesia”, program ini dilaksanakan atas kerja sama bersama Indonesia Brain Camp dgn mengirimkan 10 guru atau trainer profesional sistem pelatihan intensif dua sesi setiap hari. Mulai pagi hingga malam hari dibagi dalam lima kelas berisi masing-masing kelas berjumlah 50 peserta dengan total 500 peserta per hari.
Berikut rancangan keunggulan program, yakni bersistem belajar cepat dan praktis langsung menguasai 300 kalimat Bahasa Inggris hanya dalam lima hari .Dan langsung aplikatif, yaitu materi percakapan sehari-hari, untuk semua level, dimana cocok bagi pemula hingga tingkat lanjut. Sementara, untuk metode ringan, yaitu belajar tidak membosankan dan mudah dipahami.
Dalam target program selama lima hari dengan total waktu belajar yaitu 200 jam, sudah mencakup 2000 peserta dan 500 calon pendidik. Bonusnya ialah para peserta juga dilatih cara mengajar atau dilatih sebagai calon pengajar atau guru. Pengajar sendiri adalah tenaga profesional yang berpengalaman di bidang ini.
“Hasil akhir yang diharapkan adalah lahirnya 500 calon guru Bahasa Inggris lokal yang siap menyebarkan metode ini ke daerah lain. Ini menjadi langkah awal mewujudkan visi besar saya dan tim menjadikan Pulau Doom sebagai “Pulau Bahasa Inggris”, ungkap Engelin Yolanda Kardinal selaku pemerhati sosial dan penggiat pendidikan asal Pulau Doom
Engelin dengan pengalamannya sebagai eks karyawan Garuda Indonesia selama 36,5 tahun, mau mengangkat program ini sebagai wujud cerminan kegiatan nasional, sebagaimana menjembatani program Presiden Prabowo yang mengutamakan pendidikan dan kesehatan.
“Diharapkan program ini dapat di selenggarakan di seluruh wilayah papua lainnya .Jadi kami sangat terbuka untuk peserta dari masing-masing propinsi, siapa saja boleh mendaftar,” tuturnya.
Pada saat program ini berlangsung nanti, menurut Engelin sangat layak mendapat sebuah penghargaan secara nasional, seperti Rekor MURI . “Sebagai target jangka panjang, gerakan ini diarahkan untuk memecahkan Rekor MURI dengan melibatkan 2000 peserta dan 500 tenaga pengajar. Pulau Doom diproyeksikan menjadi pelopor gerakan Bahasa Inggris di Indonesia,” harapnya.
Ia mengakhiri perjumpaan dengan menyampaikan bahwa dimulai dari Pulau Doom, bakal berdampak ke daerah lain. Dimana ia ingin menciptakan generasi yang percaya diri berbahasa Inggris. “Maka dengan ini saya umumkan ajakan terbuka kepada masyarakat diundang untuk hadir dan menjadi bagian dari perubahan besar ini. Dari Doom, untuk Indonesia,” kata Engelin mengajak.



